Teknik Interface ( Perangkat Keras ) Tugas 1




BAHAN PRESENTASI UNTUK MATAKULIAH MIKROPROSESOR & MIKROKONTROLER
 (TA SMT GANJIL 2018-2019)



Dosen : Darwison, MT

Referensi : 
1. John Crisp, Introduction to Microprocessors and Microcontrollers, 2nd edition, Newness,2004.
2. Darwison, 2007 “ Teori, Rancangan ,Simulasi Dan Aplikasi Mikroprosesor Dan Mikrokontroller” ISBN: 978-602-9487-09-1”, CV Ferila, Padang


FHARHAN NOVRIUSMEN
1610951037


KELOMPOK 7


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2018


Contoh rangkaian aplikasi Port 378H




Tujuan :
1. Untuk Mengetahui Fungsi dari Port 378H
2. Untuk Mengetahui Cara Kerja dari Port 378H


     1. SW-SPDT
     2. LED
     3. 74LS245
     4. RX8 (Resistor Pack)


A.  Port Paralel
Nama lain dari port paralel adalah port printer karena memang dirancang untuk melayani pencetak paralel. Data portparalel 8-bit hanya dirancang untuk mengirim data (pencetak).
Nama-nama port parallel, seperti Tabel 6:
       LPT1 dan LPT2 untuk port printer
       LPT0 untuk video adapter

Tabel 6 Gambaran umum LPT
LPT0
LPT1
LPT2
Sifat
Nama
$38C
$378
$278
R/W
Data port (DP), 8-bit
$38E
$37A
$27A
R/W
Printer control (PC), 4-bit
$38D
$379
$279
R
Printer Status (PS), 5 bit

PC (Printer control):
a)   Bit 0 : Strobe, sunsang
b)   Bit 1 : Autofeed, sunsang
c)   Bit 2 : Init, normal
d)   Bit 3 : Select in, sunsang
e)   Bit 4 s/d 7 : tidak dipakai

PS (Printer status):
a.   Bit 0 s/d 2 : Tidak dipakai
b.   Bit 3 : Error, normal
c.   Bit 4 : Select, normal
d.   Bit 5 : Paper end, normal
e.   Bit 6 : Acknowledge (ACK), normal
f.     Bit 7: Busy, sunsang
      Port paralel dapat difungsikan sama seperti IC 8255 untukinterfacing, tetapi setiap port-nya hanya dapat difungsikan sebagai input atau output saja, seperti penjelasan pin-pin pada Tabel 7.
Tabel  Fungsi dari 25 pin dari port paralel.
No. pin
Sinyal
Arah
Keterangan
1
PC-0
STROBE
OUT
Dalam keadaan normal adalahhigh dan akan low apabila ada data masuk.
2
DP-0
DATA1
OUT



Sinyal-sinyal ini menjelaskan informasi dari bit ke-1 sampai ke-8 dari data paralel, adalah highatau low.   
3
DP-1
DATA2
OUT
4
DP-2
DATA3
OUT
5
DP-3
DATA4
OUT
6
DP-4
DATA5
OUT
7
DP-5
DATA6
OUT
8
DP-6
DATA7
OUT
9
DP-7
DATA8
OUT
10
PS-6
ACKNLG
IN
Akan low yang menandakan data telah diterima dan siap untuk menerima data selanjutnya.
11
PS-7
BUSY
IN
Akan high yang menandakan bahwa printer tidak bisa menerima data karena printer sedang beroperasi. 
12
PS-5
PE
IN
Akan high yang menunjukkan bahwa printer butuh kertas.
13
PS-4
SLCT
IN
Sinyal yang menunjukkan bahwa printer adalah dalam statusselect.
14
PC-1
AUTO FEED XT
OUT
Dijadikan low agar supaya printer mempunyai suatu kecepatan tertentu setelah mem-print.
15
PS-3
ERROR
IN
Menjadi low bila printer butuh kertas/error
16
PC-2
INIT
OUT
Akan low untuk mereset buffer printer
17
PC-3
SLCT IN
OUT
Data akan masuk ke printer hanya bila sinyal ini dalam keadaan low.
18-25

GND
-
Level Gnd

                   Port paralel sama halnya dengan printer, hanya memanfaatkan port data (DP/Data Port) 8-bit yaitu DP0 s/d DP7 sebagai outputPort Control (PC/Printer Control) 4-bit yaitu PC0 s/d PC3 sebagai output dan Port Status (PS/Printer Status) 5-bit (PS3 s/d PS7) sebagai input yang berturut-turut LPT1 dengan alamat 378h, 379h, dan 37Ah.


4. Rangkaian Dan Prinsip kerja[kembali]


Cara Membuat Rangkaian Aplikasi Port 378H
1. Carilah Komponen Yang Dibutuhkan yaitu : 
     1. SW-SPDT
     2. LED
     3. 74LS245
     4. RX8 (Resistor Pack)
2. Rangkailah Komponen Seperti Gambar diatas, Lalu hubungkan masing-masing komponennya
3. ON/OFF kan Saklar sesuai dengan input yang diberikan
4. Lalu output akan ditampilkan oleh LED

Prinsip Kerja Rangkaian :

1. Input yang berasal dari Saklar akan dihubungkan ke masing2 pin 2-9 pada IC 74LS245 . Jika Input yang diberikan saklar ialah 1 maka input  pada ic 74LS245 juga 1. Jika Saklar terhubung ke VCC maka inputnya ialah 1 Dan Jika Saklar terhubung ke Ground maka inputnya ialah 0.


2. Jika kaki 1 (DIR) IC diberi Logika 1 dan kaki 19 IC diberi Logika 0, maka kaki 2-9 (A) IC menjadi Input dan kaki 11-18 (B) menjadi Output. Sebaliknya jika kaki 1 (DIR) IC diberi logika 0 dan kaki 19 (E) IC juga diberi logika 0, maka kaki 11-18 (B) menjadi Input dan kaki 2-9 (A) IC menjadi output.


Kontrol Masukan
Operasional
Kaki ‘ E ’
Kaki ‘ DIR ‘
L
L
Data berasal dari kaki B menuju ke kaki A
L
H
Data berasal dari kaki A menuju ke kaki B
H
X
Data terisolasi (kondisi impedensi tinggi)
Ketr:    L = Low (0)
H = Hight (1)
X = Low atau Hight 


3. Kemudian output yang keluar dari pin 11-18 dihubungkan ke Resistor dan Outputnya akan ditampilkan oleh LED. Jika LED hidup maka outputnya ialah 1. Jika LED mati maka outputnya ialah 0.


" Tidak ada coding/ programnya hanya rangkaian saja" 







      A. File Rangkaian Proteus :
File Rangkaian Proteus : Download Here

      B. File Video + Panduan


File Video : Download Here
file HTML : Download Here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TP Modul 1

UTS

Gerbang Logika Dasar